Selasa, 01 Januari 2013

Bakso Urat


Belum lama ini terdengar berita heboh tentang bakso yang terbuat dari bahan yang bukan daging sapi. Berita ini selalu saja terulang kembali. Karena ulah beberapa abang bakso yang tidak jujur, bisa jadi abang bakso yang jujur jadi terkena musibahnya. Mudah²an abang bakso langganan anda tidak tertimpa musibah ini.

Sebenarnya mudah kok untuk membuat bakso sendiri, tetapi memang membutuhkan sedikit ketelatenan.Paling bagus gunakan daging segar dari bagian paha dan buang segala lemmak yg ada. Jika ingin membuat bakso urat, daging tidak perlu digiling terlalu halus.

Kebetulan waktu membuat rendang padang, saya menyisihkan sebagian potongan² daging paha. Sisa² potongan kecil ini saya coba haluskan dengan mesin food processor secara bertahap, maklum...mesin saya ukurannya kecil. Sengaja saya tidak menggilingnya secara halus. Setelah dicampur dan diuleni serta direbus...ternyata rasanya cukup enak, ada rasa kenyal tanpa harus memakai bahan kimia. Asyiiik...rasa bakso seperti ini yang saya suka.

Bahan:
600 gr daging paha segar
60-80 gr tepung sagu/ tepung maizena/tapioka
3-4 siung bawang putih haluskan
4-5 butir es batu
1 putih telur
lada dan garam secukupnya
air kaldu untuk merebus


Cara mmebuat:
1. potong kecil² daging paha. Haluskan daging ke dalam food processor secara bertahap bersama butiran es batu, giling halus atau agak sedikit kasar, tergantung selera anda.
2. Tuang daging yang sudah digiling ke dalam baskom, masukkan lada, bawang putih halus, garam serta putih telur. Uleni secara merata. Terakhir masukkan tepung sagu, uleni kembali (bisa dengan tangan atau mixer - pakai kawat spiral).
3. Panaskan air kaldu ( bisa bikin sendiri atau pakai kaldu buatan - cari yang rasanya enak). Tes rasa baksu dengan merebus 1-2 bola kecil. Cicipi, apakah rasanya sudah cocok. Setelah itu adonan bakso siap dibentuk bulat. Selamat menikmati.
4. Jika jumlah bakso berlebih, bisa dibekukkan dan akan tahan beberapa bulan.


Selasa, 18 Desember 2012

Mushrom Patties aka Perkedel Jamur


Saat sedang berkunjung ke seorang teman, saya ditawarin makan siang dengan pengganan ini. Rasanya menurut saya cukup enak. Kemudian saya memberanikan diri untuk meminta resepnya, ternyata bahannya dari jamur. Cemilan ini cocok untuk vegetarian karena bisa digunakan sebagai pengganti daging didalam hamburger.

Bahan:
500 gr jamur kancing, potong slice dan kecil²
1/2 bawang bombay, cincang halus
1-2 bawang putih, cincang halus

120 gr oats meal
40 gr parutan keju parmesan
2 butir telur uk sedang
60 gr bread crumb
garam dan lada secukupnya
2 sdm minyak untuk menumis.


Cara membuat:
1. Tumis bawang bombay hingga harum, lalu masukkan bawang putih, tumis hingga layu.
2. Setelah itu masukkan jamur, aduk rata sambil ditaburi lada dan garam. Masak hingga jamur agak layu, cicipi apakah rasanya sudah cocok. Sisihkan hingga susu jamur tumis agak dingin.
3. Kocok lepas telur, beri sedikit garam dan lada, jika suka bisa tambahkan paprika bubuk atau bumbu lain yg anda suka. Masukkan adonan jamur ke dalamnya, aduk rata.
4. Tuang pula parutan keju parmesan, oat meal serta bread crumb, aduk rata dan biarkan adonan sekitar 15 menit. Setelah itu, tuang daun peterselie cincang.
5. Panaskan wajan, beri minyak secukupnya. Bentuk adonan seperti perkedel kentang, pipihkan. Goreng sebagai test, cicipi apakah cukup bumbu²nya.


Selasa, 11 Desember 2012

Black and White Cookies


Kebetulan dapat sekantung kecil kue kering dari tetangga. Akhirnya terinspirasi untuk membuat kue kering balasan. Setelah utak-atik komputer, terpililah resep kue kering ini. Setelah dimodifikasi terciptalah sbb:

Bahan:
350 gr tepung terigu
75 gr tepung maizena
1/2 sdt garam
1/2 sdt baking powder
200 gr butter
2 butir telur uk sedang
1 sdt vanili
2 sdm coklat bubuk
1 sdm susu cair
1/3 sdt parutan kulit jeruk Orange (optional)


Cara membuat:
1. Kocok butter, vanili dan gula hingga lembut. Kemudian masukkan telur, kocok rata.
2. Campur tepung, baking soda dan garam. Tuang kedalam adonan butter.
3. Bagi 2 adonan. Sisihkan adonan warna putih ke dlaam kulkas.
4. Campur coklat bubuk dan susu cair, masukkan ke dalam sisa adonan plus parutan kulit orange. Aduk rata. Bungkus adonan dgn plastik, sisihkan adonan kedalam kulkas selama 4-5 jam (paling bagus semalam).
5. Bagi 3 adonan warna putih. bagian pertama, sisihkan krn akan digunakan sebagai penutup. Sisa adonan ynag lain bentuk segi empat memanjang. Potong tiga lapis dan setiap lapis dipotong 3.
6. Lakukan hal yang sama dengan adonan warna coklat.
7. Susun adonan seperti papan catur. Sisa adonanan yang ada digiling tipis dan gunakan sebagai penutup.
8. letakkan kembali adonan kedalam kulkas, biarkan minimal selama 1 jam.
9. Iris adonan setebal 0,5 cm, susun diatas loyang yg dialas kertas roti, beri jarak.
10. Panggang dalam oven dengan suhu 150-170 °c selama 15-25 menit (tergantung besar kecilnya adonan).


Selasa, 04 Desember 2012

Cantuccini


Sebenarnya saya suka memakan kuker ini, biasanya sebagai teman saat minum teh atau sesekali saat minum kopi. Kuker biasanya saya beli dari sebuah supermarket :) .

Karena penasaran, akhirnya saya mencoba mencari info dari beberapa resep, kemudian mencoba resep tersebut dan mengkomposisikan kembali menjadi resep yang baru.

Bahan:
250 gr tepung terigu
200 gr gula kastor
1 sdt baking powder
1,5 sdt vanili (gunakan bourbon)
200 gr kacang almond utuh (bisa dgn kulit arinya), sangrai hingga matang
50 gr butter
2 butir telur uk sedang
sedikit garam
beberapa tetes aroma almond (optional)

Cara membuat:
1. Campur semua bahan kering (terigu,baking powder, gula, vanili, almond serta garam).
2. Tuang telur, aroma almond dan butter kedalam campuran tepung, aduk rata hingga kalis (bisa dgn mixer - pakai kocokan spiral).
3.  Bungkus adonan dgn plastik (bentuk spt bola). Letakkan dalam kulkas selama 1 jam.
4. Panaskan oven dgn suhu 170-180°c. Alasi loyang dengan kertas roti.
5. Bentuk adonan seperti lontong hanya saja dgn bentuk yang agak kecil, karena kue nanti akan mengembang.
6. Letakkan adonan diatas loyang, panggang selama kira² 30 menit (kuning kecoklatan). Angkat kue dari oven, biarkan sebentar. Setelah itu iris kue sebesar selera. Panggang potongan ini ke dalam oven selama 5 - 10 menit. Setelah itu, bairkan kue disuhu ruangan hingga benar² dingin.




Selasa, 27 November 2012

Mpek-mpek Kapal Selam


Sebenarnya dulu saya pernah membuat mpek-mpek, resep seingat saya diambil dari sebuah tabloid. Hanya saja saya lupa untuk membuat fotonya. Kali ini saya mencoba membuat kembali dengan resep yang saya kumpulkan dari beberapa sumber dan dimodifikasi kembali. Menurut saya, rasa mpek-mpeknya cukup enak, tidak keras dan rasa ikannya juga masih cukup menendang.


Bahan A:
1 kg filet ikan, bersihkan dari kulit dan tulang
100-150 ml air
1 butir telur uk sedang

Bahan B:
50 gr tepung terigu
4 sdt garam
2 sdt gula pasir
4 siung bawang putih, haluskan
200 ml air

Bahan C:
700 gr tepung sagu (jika tdk ada pakai tapioka)
100 gr tepung maizena

Saus:
1,5 L air
500 gr gula merah
10 cabe rawit (bisa dicampur dgn cabe merah), haluskan
8-10 siung bawang putih, haluskan
75 - 100 gr asam jawa
garam secukupnya

Cara membuat:
1. Campur semua bahan B, aduk rata. Kemudian masak hingga kental spt bubur sum-sum. Sisihkan di tempat yg sejuk.
2. Haluskan filet ikan, campur dengan air dan telur, aduk rata.
3. Jika adonan B sdh dingin, campurkan dengan adonan A dan bahan C. Aduk hingga rata dan kalis. Sisihkan adonan selama 1 jam.
4. Adonan siap dibentuk menjadi mpek-mpek kapal selam atau adaan (bisa ditambahkan dengan irisan daun bawang).
5. Jika selesai dibentuk, rebus adonan hingga beberapa menit (kalau saya hingga 1/2 matang saja). Setelah itu mpek-mpek saya kukus. Maksudnya, agar supaya telur didalamnya matang dan komposisi bahan tidak terbuang percuma di dlm rebusan air.

Untuk Saus:
Campur semua bahan, kemudian direbus. Cicipi apakah rasanya sesuai dengan selera.
Setelah itu, kuah dapat disaring.



Senin, 19 November 2012

Memoni Mutton Biryani

Sudah lama saya tidak posting masakan, biasa deh kalau mood sedang drop, begini jadinya. Sebenarnya saya sudah mencoba beberapa resep baru, tetapi selalu lupa untuk mendokumentasikannya, misalnya seperti Minestrone (sup sayuran ala itali) atau mpek². Nanti kalau ada mood untuk mencoba kembali, insya Allah hasilnya akan saya foto.

Ceritanya sebulan yg lalu saya dapat kiriman bumbu kering Biryani - memoni mutton. Setelah semua bahan siap, mulailah acara kupas mengupas dan potong memotong.  So...setelah itu tinggal mengikuti aturan memasak yang tertera dibelakang bungkusannya. Voila....


Rasanya enak, agak pedas dan segar ( karena diberi perasan air jeruk lemon).
Lain kali kalau ingin membuat lagi, jumlah daging harus ditambah .


Senin, 12 November 2012

Perhatikan Bahan Makan Anda

Belum lama ini saya dikejutkan dengan berita tentang telur palsu (fake eggs)  di china yang video-nya bisa anda temukan di youtube. Dari info yang saya dengar, katanya telur palsu ini pernah beredar di Indonesia kira² 1-2 tahun yang lalu. Sungguh perbuatan yang kurang bertanggung jawab dari pihak produsen telur palsu. Mudah²an telur² palsu ini tidak menjalar secara luas di negara kita.

Sebenarnya jika kita perhatikan lebih jauh, trik² semacam ini sudah dipraktikan sejak beberapa tahun belakangan ini dan mungkin pernah kita makan tanpa disengaja. Salah satu contohnya adalah Keju. Seperti kita ketahui, bahan utama dari keju adalah susu segar. Negara Indonesia bukanlah negara peternak sapi (penghasil susu) seperti negara tetangga kita, Australia. Jadi dengan sendirinya harga susu jatuhnya cukup mahal, yang menyebabkan harga keju juga menjadi mahal. Untuk mengahsilkan 1 kg keju, dibutuhkan 10 L susu segar. Belum lagi ditambah proses pembuatan dan pemeraman yang membutuhkan waktu.

Sejak beberapa tahun belakangan ini ada jenis keju palsu atau biasa dikenal dengan sebutan keju analog yang beredar dipasaran. Bahan utama dari keju palsu ini adalah minyak nabati. Proses pembuatannya lebih singkat dari pada keju yang asli dan tidak diperlukan pemeraman. Jika dijual dipasaran, tentu saja harganyanya jauh lebih murah dari harga keju yang asli. Menurut info, keju analog ini terlihat mirip dgn keju yang asli. Masalah rasa, ini bisa diolah dilaboratorium. Yang tidak dapat dipungkiri adalah, kandungan yang ada didalam keju asli dan analog, tentu saja berbeda. Mana yang terbaik, silahkan anda sendiri yang memilih.

Biasanya keju seperti ini dipakai oleh perusahaan yang memproduksi makanan beku yg menggunakan keju, seperti pizza atau sejenisnya. Tetapi ada juga restaurant atau produksi rumahan yang menggunakan keju analog ini. Di supermarketpun bisa kita temukan, baik yg dipotong maupun dalam bentuk yg sudah diparut. Untuk mengetahui apakah keju yang anda beli itu keju asli atau palsu, biasanya dapat dibaca dibagian pembungkusnya.

Contoh lainnya misalnya Yoghurt dgn rasa buah²an atau juga sup sayuran instant. Pernahkah anda meneliti atau membaca di bagian pembungkusnya, ada berapa prosen buah asli didalam yoghurt atau ada berapa prosen sayuran di dalam 1 bungkus sup instant ? biasanya jumlah buah yg ada didalam yoghurt amat sangat kecil, bahkan mungkin tidak ada sama sekali. Rasa dan aroma tersebut ditambahkan/diperkuat dgn bahan buatan/sintetis. Untuk pecinta yoghurt, coba anda beli plein yoghurt. Saat akan disantap, dapat anda campur dgn selai buah buatan sendiri atau potongan buah segar maupun serutan coklat atau bisa juga ditambah ice cream atau mungkin madu. Rasanya lebih enak dan anda tidak perlu was-was dgn bahan² sintetis.

Mari kita sedikit berhati-hati saat membeli bahan makan.