Senin, 28 Juli 2008

Sate Udang


Jika saya diundang makan di resto cina langganan tetapi perut saya tdk merasa terlalu lapar, biasanya saya selalu memesan sate udang. Sebenarnya menu ini adalah menu pembuka dimana setiap porsi hanya terdiri dari 2-3 potong sate, tergantung besar kecilnya udang. Tetapi bagi saya porsi ini cukup apalagi jika disertai semangkuk salat dan beberapa sendok nasi plus sambal goreng favorit saya...mmmm....leckerrrr......
Ceritanya sabtu kemarin saya pergi ke super market utk membeli King Prawns dan ingin mencoba membakar sate ini dirumah. Dibutuhkan waktu dan kesabaran utk membersihkan udang ini dan tdk heran jika di resto harga menu ini menjadi cukup mahal. Saya sangat puas dgn rasanya, tekstur dagingnya juga lembut. Saya makan sate ini hampir 1/2 kg sendirian.....minggu depan akan bikin lagi ah.....

Bahan:
500 gr udang yg besar
2-3 sdm air perasan jeruk Sunkis/Orange
3 sdm minyak goreng
sedikit lada (kalau bisa pakai lada hitam)
sedikit garam
beberapa tusukan sate (rendam sebentar didlm air)

Cara membuat:
1. Kupas kulit udang, sisakan bagian ekor dan kepala.
2. Belah udang secara memanjang, bersihkan dari ususnya (spt benang berwarna hitam). Bersihkan bagian kepala dgn cara memencetnya secara lembut, hingga semua kotoran hilang (dibawah kucuran air).
3. Campur air jeruk, minyak, lada dan garam. Masukkan udang ke dalamnya. Sisihkan selama 1 jam.
4. Tusuk udang dgn tusukan sate. Siap utk dipanggang atau dibakar. Jika perlu olesi kembali sate dgn minyak dan beberapa menit sebelum diangkat taburi lagi dgn lada.




Rabu, 23 Juli 2008

Kue Talam


Dahulu sewaktu masih tinggal di daerah Senopati-Senayan, saya sering sekali memakan cemilan yg satu ini. Saya lahir dan besar didaerah tersebut dimana hubungan persaudaraan masih terasa sekali, maklumlah namanya juga daerah perkampungan betawi. Nenek dan kakek saya org betawi jadi mau tidak mau rangkaian hubungan persaudaraannya banyak sekali. Salah satu saudara nenek yg jago bikin kue basah adalah Nyak Encop. Spesialis beliau adalah kue talam (hijau, ubi, nangka, ebi ), kue pepe, kue gemblong (ketan hitam ato gula merah), kue apem, kue putu mayang, dkk. Jika saya bandingkan kwalitas kue buatan beliau menyamai kue basah dari Mon Ami. Setiap sore beliau selalu melewati daerah rumah kita dan kami sekeluarga selalu menjadi pelangganan setia. Terkadang saya suka diajak nenek berkunjung kerumah beliau, melihat beliau memasak kue dan biasanya saya selalu mendapat bbrp potong kue gratis utk dibawa pulang.

Kalau nenek saya jago membuat kue geplak. Saya ingat jika pulang sekolah (SD) saya sering melihat dan terkadang membantu beliau menggiling ketan. Kalau lagi baik, beliau terkadang mengijinkan saya utk mencoba mencetak kue geplak sendiri. Saudara nenek yg lain bernama Enyak Omeh jago membuat kue cina, kue unti, kue bugis dan kue pisang. Kue cina buatan beliau tdk mudah bulukan, kalau kue bugisnya waaah....berasa sekali ketannya dan unti (isi)-nya tdk lembek dan rasa manisnya pas sekali.
Karena kangen ingin makan kue ini dan tidak tahu dimana tempat menjual kue talam yang enak, akhirnya saya tertarik untuk membuat kue talam sendiri. Kebetulan kemarin saya membeli sekotak nangka segar, lalu terciptalah ide membuat kue basah ini. Rasanya cukup enak tetapi belum menyamai kwalitas dari kue buatan Enyak Encop.

Bahan:
125 gr gula merah, iris²
350 ml-360 ml santan cair
100 gr tepung beras
50 gr tepung sagu
1/2 sdt garam
sedikit vanili atau daun pandan

Lapisan atas:
150 ml santan cair
40 gr tepung beras
10 gr tepung sagu
1/3 sdt garam

Hiasan:
1-2 butir Nangka, potong²

Cara membuat:
1. Masak gula merah, garam, vanili dan santan dgn api sedang hingga gula mencair (tdk mendidih). Angkat dari api dan aduk² sebentar hingga suhu agak turun.
2. Tuang tepung beras, aduk rata. Kemudian masukan tepung sagu, aduk hingga adonan benar² tercampur.
3. Panaskan kukusan. Olesi loyang dgn minyak goreng dan panaskan didlm kukusan. Tuang adonan gula merah ini kedlmnya, tutup kukusan. Masak selama 10-12 menit.
4. Utk adonan putih: hangatkan santan bersama garam, biarkan suhu agak turun. Setelah itu masukkan tepung, aduk rata. Tuang adonan lapis atas, taburi dgn potongan nangka. masak selama 5-7 menit.


Kamis, 10 Juli 2008

Japanese Style Cheesecake - 100th Posting

Tidak terasa sdh lebih dari 1 tahun blog ini terpajang dgn gratis ( tengkyu yah Blogspot, mudah²an gratis forever.... ). So, kali ini adalah posting yang ke 100 dari koleksi resep dan goresan tulisan saya. Oleh karena itu saya ingin merayakan posting yg special ini dgn membuat JCC. Sebenarnya saya sdh pernah beberapa kali mencoba membuat cake ini, ada yg berhasil tetapi ada juga yg tidak. Resep dasar diambil dari Yasaboga tetapi saya modifikasi lagi sesuai dgn bahan² yg saya punya. Alhamdulilah berhasil, rasa dan tekstur kue juga tetap enak. Si abang yg tdk suka dgn kue bolu aza mau memakannya.
Bahan:
50 gr tepung terigu
50 gr maizena ---> saya pakai 20 gr

60 gr butter ---> saya pakai 45 gr butter
250 gr cream cheese ---> saya pakai 200 gr
120 ml whip cream ---> saya pakai 85 ml susu cair
3 kuning telur ---> saya pakai 5
1 butir telur ---> saya tdk pakai
1 sdt kulit jeruk Lemon ---> cari yg bio
5 putih telur
1 sdt air jeruk Lemon ---> saya pakai 1 sdm
125 gr gula pasir halus ---> saya pakai 110 gr
1/4 sdt garam


Topping:
2 sdm selai apricot
2 sdm air



Cara membuat:
1. Siapkan loyang bongpas ukuran 22 cm, alasi dgn kertas roti dan olesi dgn butter. Pasang oven dgn suhu 150°c.
2. Campur butter, cream cheese dan whip cream dlm wadah. Masak dgn api kecil atau bisa juga dgn cara di tim. Aduk hingga adonan tercampur rata. Angkat dari api.
3. Masukkan ke dua macam tepung, aduk rata. Masukkan kuning telur satu persatu dan 1 butir telur, aduk rata. Masukkan kulit jeruk lemon, aduk rata. Sisihkan.
4. Sementara itu, kocok putih telur hingga berbusa. Masukkan gula, garam dan air jeruk sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai berbentuk kerucut-kerucut tumpul ( soft peak).
5. Tuang 1/3 adonan putih telur ke dlm adonan cream cheese, aduk perlahan dan merata. Tuang adonan ini secara perlahan ke dlm sisa adonan putih telur, aduk perlahan dan merata.
6. Tuang adonan yg sdh tercampur ke dlm loyang. Panggang dgn cara au bain marie (di tim di dlm oven) sampai matang dgn permukaan kuning ke coklatan ( 50-75 menit, tergantung oven yg kalian miliki).
7. Setelah benar² dingin, lepaskan cake dari loyang. Olesi dgn selai aprikot yg dimasak bersama air. Siap utk dihias atau disantap.

Ps: Jika perlu sebelum dipanggang, selimuti loyang dgn kertas almunium foil supaya air tdk meresap ke dlm adonan.



Sabtu, 05 Juli 2008

Lapis Legit


Sudah lama saya ingin mencoba membuat kue yg satu ini lagi. Dahulu saya memang pernah mencoba, rasanya cukup enak walaupun belum seperti yang saya inginkan. Resep ini diambil dari majalah Santap.
Sebenarnya di beberapa negara Eropa ada juga kue yg hampir menyerupai kue lapis legit,
hanya saja bentuknya berbeda. Misalnya kalau di jerman namanya Baumkuchen ( Kue Pohon ) . Kalau Baumkuchen bentuknya bulat dan ada lekukannya, dibagian tengahnya berlubang. Saat dibakar, kue ini bentuknya panjang spt gelondogan kayu (dibakarnya pakai gas/api berbentuk khusus, tanpa oven) atau "klik ini" jika ingin melihat foto original Baumkuchen dgn lebih jelas. Jika sdh matang, dipotong disetiap lekukan, baru kemudian dibanjur dgn glasur atau dark chocolate, maksudnya biar supaya tahan lama dan tdk mudah kering. Biasanya Baumkuchen bisa didapat/dibeli dimusim winter atau menjelang hari Natal.
Suami dan ibu mertua menyukai kue lapis legit ini, sayangnya kita tdk bisa memakan seenaknya krn mengandung banyak kolesterol. Mungkin nanti saya akan membandingkan resep antara lapis legit dan baum kuchen dan mencoba utk mencari jalan keluar, bagaimana mengurangi lemak/kolesterol tetapi tetap menghasilkan rasa yg enak.


Sebenarnya untuk membuat kue ini tidak susah hanya saja dibutuhkan kesabaran saat membakarnya. Berhubung saya menggunakan oven listrik, saat membakar saya hanya menggunakan api atas saja. Saya pernah menggunakan api atas-bawah sampai lapisan ke 3, tetapi hasilnya tidak bagus alias agak gosong dibagian bawahnya.

Bahan:
18 kuning telur

180 gr gula bubuk
1 sdt vanili extract

180 gr margarine
180 gr butter
2 sdm susu kental manis
60 gr tepung
2 sdt bumbu spekuk

Olesan: mentega/butter tawar secukupnya

Cara membuat:

1. Kocok kuning telur hingga mengemabng, masukkan gula bubuk sedikit demi sedikit. Kocok terus dgn kecepatan tingga hingga adonan putih dan kental. Masukkan vanili extract, kocok rata.

2. Ditempat terpisah, kocok butter dan margarine hingga lembut, masukkan susu kental manis. Kocok hingga benar² tercampur. Masukkan ke dalam adonan telur setahap demi setahap. Aduk perlahan hingga rata.
3. masukkan campuran tepung dan spekuk ke dalam adonan, aduk rata.
4. Panaskan oven 200°c dgn api normal. Siapkan loyang ukuran 22x14 cm. Alasi dgn kertas roti dan olesi dgn sedikit mentega.

5. Tuang 1 1/2 sdm adonan ke dalam loyang, ratakan. Panggang sampai berwarna kuning kecoklatan. Tekan adonan yg sdh matang, olesi dgn mentega. Ulanggi lapisan kedua dgn cara yg sama. Pada lapisan ke 3 gunakna api atas.

6. Jika sdh selesai kue bisa di tes apakah sdh benar² matang. Jika kue masih basah, panggang lagi selama 5-7 menit dgn api biasa.
7. Keluarkan kue dari oven, dinginkan. Baru kemudian keluarkan dari loyang.



Selasa, 01 Juli 2008

Brokoli Gratin


Sore weekend kemarin kita mengundang seorang sahabat utk makan malam bersama dan setelah itu dilanjut dgn acara menonton pertandingan final sepak bola piala Eropa. Kita memasak yg sederhana saja, steak/filet daging sapi saus lada hijau dgn ditemani setup sayuran dan brokoli gratin. Jenis gratin yang satu ini kering, tidak basah spt kentang gratin yg diberi whipped-cream cair. Cara membuatnya mudah, rasanya juga cukup enak. Sorry klo fotonya kurang memuaskan, soale ini gratin harus segera disajikan kpd sang tamu.

Bahan:
1 Brokoli atau
1 Kembang Kol
1 siung bawang putih
1/2 filet dada ayam ---> optional
sedikit gula pasir
garam secukupnya
mentega utk mengoles
air utk merebus

Streusel:
30 gr tepung kacang almond
20 gr kacang almond cincang
30 gr mentega ---> suhu ruangan
60 gr keju parut ---> saya pakai comte & parmesan
lada bubuk
2-3 sdm tepung panir

Cara membuat:
1. Potong² filet ayam, beri garam, lada dan bumbu steak. Sisihkan 1 jam. Goreng sebentar dgn sedikit minyak/butter.
2. Cuci brokoli, potong² sesuai selera. Pisahkan antara batang dan bunganya.
3. Didihkan air, beri garam dan sedikit gula. Rebus batang brokoli kira² 3 menit. Setelah itu masukkan brokoli seluruhnya. Rebus 1/2 matang. angkat tiriskan.
4. Sementara itu campur butter dgn tepung kacang, kacang cincang serta lada, aduk rata. Setelah itu masukkan tepung panir, aduk rata. Kemudian masukkan keju parut, aduk rata.
5. Olesi mangkuk tahan panas dgn mentega dan beri parutan bawang putih.
Susun brokoli dan daging ayam didlm mangkuk. Beri adonan streusel. Panggang didlm oven dgn suhu 200°c hingga streusel berwarna
kuning kecoklatan.