Kamis, 11 Desember 2008

Bethmaennchen


Ide untuk membuat kuker ini tercetus dari suami karena saya sendiri belum pernah mendengar, melihat atau mencoba kuker ini. Menurut cerita, katanya dahulu saat suami masih kecil, setiap kali menjelang natal, oma dan ibu mertua sering membuat kuker ini. Semua anggota keluarga menyukai Bethmaennchen ini. Kalau suami mah jangan ditanya karena dia ini pecinta marzipan yg merupakan bahan utama dari kuker ini. Akhirnya saya surfing utk mencari resep yg mudah.


Ada 2 resep pilihan utk dicoba, dimana salah satunya saya ambil dari wikpedia. Semua bahan utk kuker sdh sejak lama saya beli. Semalam saya mencobanya, voila.....kritik dari mertua dan suami ternyata memberikan 2 jempol. Saya bersyukur ternyata percobaan resep ini berhasil. Sekedar info bhw kuker ini tdk crispy, didlmnya agak lembab sedikit krn komposisi marzipan yg cukup banyak.


Bahan:
200 gr marzipan, biarkan disuhu ruangan
100 gr kacang almond yg masih ada kulitnya
1 butir telur, pisahkan putih dan kuning
50 gr gula halus
20 gr tepung terigu
1-2 sdt Rose water (beli di apothek)
sedikit vanili bourbon ( ide dari saya)
1 sdt susu cair

Cara membuat:
1. Bersihkan kacang almond dari kulitnya dgn cara merendamnya didlm air mendidih. Angin²kan sebentar kacang yg baru dikupas. 1/2 dari kacang almond dihaluskan, sebagian lagi digunakan utk hiasan ( belah almond menjadi 2).
2. Campur marzipan dgn almond halus, aduk rata dgn tangan. Setelah itu masukkan putih telur dan rosen water, aduk rata dgn menggunakan kocokan spiral. Kemudian masukkan gula halus dan tepung, kembali aduk rata. Biarkan adonan sebentar ditempat yg dingin. Tekstur adonan sangat lengket.
3. Siapkan loyang, alasi dgn kertas roti. Olesi tangan anda dgn tepung, ambil adonan sebesar lereng dgn bantuan sendok teh, bentuk bulat sebesar kelereng.
4. Susun adonan bulat diatas loyang, kemudian tekan butir adonan dgn 3 jari hingga berbentuk 3 lengkungan disekeliling adonan. Tempeli lengkungan tersebut dgn kacang almond. Olesi adonan dgn kuning telur yg sdh dicampur susu.
5. Panggang dlm oven dgn suhu 130-150°c antara 18-25 menit atau hingga kuning kecoklatan.






Kamis, 04 Desember 2008

Kerang saus pedas-manis


Minggu lalu saya sempat membeli sekotak kerang hijau beku siap pakai. Tadinya ingin saya pakai utk teman makan spagetti sea food tetapi kemudian saya terinspirasi utk membuat masakan ini. Bahan saus yg saya pakai hampir sama dgn saus utk chiken nugget, hanya saja disini semua bahan utk saus saya blender. Rasanya sangat enak apalagi ditemani dgn nasi hangat.


Bahan:
600 gr kerang hijau
150 gr nanas segar
5 cabai merah besar, buang bijinya
2-3 sdm saus cabai
2-3 sdm saus tomat/ ketchup
1 butir bawang bombay, kupas, belah 2 (sebesar telur)
1 iris jahe
1 butir tomat ranum
1-2 siung bawang putih
1 sdt pasta tomat
1-2 sdt cuka/vinagrette/air jeruk lemon
1-2 sdt kecap asin
100 ml air kaldu ikan/sayuran (atau yg anda suka)
garam, gula dan lada secukupnya
sedikit minyak goreng utk menumis

Cara membuat:
1. Berhubung saya membeli kerang beku yg siap pakai, jadi tdk perlu direbus (biarkan di suhu ruangan hingga mencair). Jika anda memakai kerang segar, coba rebus sebentar hingga cangkangnya terbuka. Setelah itu buang penutup cangkangnya.
2. Goreng sebentar bawang bombay 1/2 bulat hingga harum, lalu masukkan cabai, bawang putih, jahe serta tomat. Aduk sebentar, lalu angkat.
3. Setelah itu blender semua bahan bumbu.
4. Ditempat terpisah blender juga nanas.
5. Panaskan wajan, tumis kembali bumbu yg telah halus sampai benar² harum dan matang. Setelah itu masukkan saus cabai, saus tomat, tomat pasta, aduk rata. Setelah itu masukkan kecap asin, saus tiram, lada, garam dan gula. Terakhir masukkan cuka dan nanas, aduk rata.
6. Masukkan kerang, aduk sebentar lalu terakhir air kaldu. Masak kerang hingga matang dan saus kental. jangan lupa utk mencicipi apakah saus sdh sesuai dgn selera.





Minggu, 30 November 2008

Setup Salmon saus kuning telur


Sebenarnya saya tdk terlalu suka dgn jenis ikan yg ini krn menurut saya ikan ini mempunyai aroma yg khusus. Sesekali memang saya mencoba utk memasaknya, sekedar utk variasi jenis masakan yg saya asup. Kali ini saya mencoba memasak setup ikan Salmon. Rasanya enak, apalagi saus busanya.
Bahan:
1-2 potong ikan Salmon segar
1 sdm perasan air jeruk lemon
1 iris jeruk lemon, bersihkan dari kulitnya
lada dan garam secukupnya
sedikit butter sbg olesan
1 sdt daun estragon, cincang (bisa pakai yg kering)

Saus:
1 kuning telur uk besar
sedikit lada bubuk
sedikit garam
45 ml air kaldu ikan
1/2 sdt maizena


Cara membuat:
1. Cuci ikan, beri perasan air jeruk, lada dan garam.
2. Ambil sehelai kertas alumunium, olesi dgn butter. Letakkan ikan salmon diatasnya, beri sedikit butter ,irisan daun estragon serta potongan jeruk lemon.
3. Bungkus ikan, siap utk dimasak. Anda bisa memasaknya dgn cara mengukus selama 20-25 menit (tergantung besar/tebalnya ikan) atau bisa di panggang dlm oven.
4. Sebagai teman makan, anda bisa merebus kentang, setelah matang bisa diberi butter dan daun peterselie cincang. Utk sayuran anda bisa menggunakan tumis bayam ( rebus sebentar, tiriskan dan ditumis dgn sedikit minyak dan bawang bombay cincang).
Utk saus:
Panaskan kaldu ikan, sisihkan. Didlm mangkuk tuang kuning telur, lada , garam dan tepung maizena, kocok sebentar. Tuang kedalamnya sedikit air soda (bisa juga sprite), kocok rata . Siapkan panci dan air mendidih, letakkan mangkuk yg berisi kuning telur didlmnya (ala au bain marie ato di tim), kocok telur hingga kental dan berbusa. Setelah itu tuang kaldu ikan ke dlm-nya sedikit demi sedikit. Kocok terus hingga saus tercampur dan kental. Angkat dari dlm panci, siap utk dihidangkan.



Minggu, 09 November 2008

Kuker Keping Keju (tanpa telur)


Akhir² ini mood saya utk menulis mulai agak kendur, padahal ada beberapa resep yg sebenarnya ingin saya posting. Ah ya, sejak 1 bulan terakhir ini saya sedang asyik membuat kuker keju, sudah 4x loh dan orang² yg mencobanya sangat ketagihan. Membuat kuker yang satu ini sangat mudah dan rasanya pun cukup enak, tidak kalah dgn kastengel. Resep asli saya dapat dari ibu mertua tetapi sedikti saya variasi dgn menambahkan tepung maizena ke dalam adonannya.


Bahan:
100 gr butter, suhu jgn terlalu dingin
100 gr keju gouda tua, parut halus (jika ada gunakan mesin penghancur spy halus)
85 gr tepung terigu
15 gr tepung maizena
seujung pisau garam


Utk Olesan/hiasan:
2 kuning telur uk besar ( utk olesan)
2 sdt susu cair (jika kuning telur kecil kurangi jumlah susunya)

100 gr kacang Almond cincang
Cara membuat:
1. Campur ke dlm bakom plastik butter, tepung maizena, terigu, garam serta keju. Kocok dgn menggunakan kocokan berbentuk spiral hingga adonan rata dan kalis.
2. Bagi 2 adonan, bentuk memanjang seperti lontong. Bungkus dgn plastik folie, letakkan di dalam kulkas selama minimal 2 jam (bisa juga semalam).
3. Siapkan loyang, alasi dgn kertas roti. Iris adonan tipis² (2 mm), olesi dgn kuning telur yg sdh dicampur dgn air susu, taburi dgn kacang almond.
4. Panggang dalam oven dgn suhu 130-150°c (tergantung oven anda) selama 15-20 menit atau hingga kuning kecoklatan. Angkat kuker, biarkan dingin, simpan di dalam wadah yg bersih.



Jumat, 07 November 2008

Jujur dalam Berkarya

Apa yang terlintas didalam pikiran anda jika mendengar kata internet ? apakah itu sebuah gedung kecil.....blog.....imel....atau mungkin surfing. Bagi saya dunia internet itu sangat luas dan menakjubkan. Dgn internet kita bisa mengetahui banyak hal dengan cepat, bisa melakukan transaksi pembelian barang disuatu tempat dan tiba didepan rumah, dapat menulis atau berkreasi secara online dgn gratis, dll. Selain banyak segi positif yg bisa kita dapatkan melalui internet, kita juga bisa melihat atau merasakan segi negatifnya. Tentu saja.....segala sesuatu biasanya mempunyai 2 sisi, yaitu negatif dan positif. Saya sendiri sangat berterimakasih kpd orang² yg telah menciptakan dan memberikan tehnologie ini, dimana saya bisa berkreasi dan berkarya di dunia blog secara gratis.

Tujuan saya dahulu menciptakan blog adalah untuk membagi informasi dan pengalaman kepada mereka yang membutuhkan, selain itu kalau kita beruntung bisa juga menjalin persahabatan. Isi dari setiap posting masakan di blog ini adalah murni hasil karya saya sendiri ( foto²) dan jika memang ada resep yang bukan hasil karya dari saya, akan di tulis dgn jelas dari mana sumbernya ( biasanya hanya berupa resep saja ) . Alhamdulilah, saya selalu berusaha untuk menjaga ke aslian karya saya dan juga berusaha untuk menghargai hasil karya dari orang lain. Saya tidak ingin mengelabui pembaca dgn memasang foto² yang tidak sesuai dengan resep yang saya tulis.


Sengaja saya menulis posting ini untuk sekedar membuka mata hati pembaca yang budiman agar mau berbangga dengan hasil karya sendiri (boleh dunk ya bangga sedikit ) . Jangan hanya karena ingin dipuji atau disanjung lalu kita menutup mata dgn mengcopy karya orang lain dan disatukan dgn karya sendiri. Misalnya seperti ini, ceritanya anda menulis resep tetapi tdk punya foto masakan tersebut, lalu anda surfing dan menemukan sebuah foto masakan yg cocok dgn resep anda ttp foto tersebut milik org lain. Kemudian anda mengcopy-nya dan diletakkan di blog resep anda seolah² foto tersebut hasil akhir dari resep yg anda tulis. Bukankah tindakan seperti itu adalah suatu penipuan ? anda telah melakukan 2 kesalahan yaitu menipu diri anda sendiri dan juga orang lain. Kalau saja anda mempunyai agama mungkin anda tahu apa hukumnya jika anda membohongi orang lain dan juga mengambil karya org lain tanpa ijin si pemilik.

Saya tahu bahwa saya tidak bisa berbuat apa² jika ada orang yg mengcopy foto² masakan saya, krn ini adalah resiko dari dunia blog gratis. Saya hanya bisa melindungi foto² tersebut dgn menulis nama saya dan menulis warning dilarang mengcopy. Kalau org tersebut benar² berhati culas, bisa saja dia menghapus nama saya dari foto itu dan memasang namanya. Hanya saja anda harus ingat bhw saya mempunyai foto yg asli sebagai pembuktian bhw karya tersebut milik saya. Kalau kejadian ini terjadi dinegara tempat saya tinggal, orang tersebut bisa dituntut. Biasanya di pengadilan mereka akan kalah dan akan dikenakan denda yg lumayan besar hanya krn mengcopy sebuah foto.

So....inti dari goresan saya ini adalah cobalah anda bersikap jujur dalam berkarya/kreasi dan banggalah dgn hasil karya tersebut.






Selasa, 04 November 2008

Martabak Daging Simple


Cemilan ini sejak jaman saya masih remaja sdh tidak asing lagi. Dahulu mama atau saya sering membuat martabak ini sebagai teman ngerumpi dgn saudara atau tetangga di sore hari.
Tadinya sih saya ingin mencoba membuat kulit martabak sendiri. Tetapi setelah dipikir² cukup lama...mmmm...rupanya tidak terlalu ekonomis dlm waktu, selain itu yg makan kan cuma saya sendiri, refot la yau. Kalau suami hanya suka isinya saja alias daging gilingnya soale berbau rempah ala arab. Suami bilang makanan ini terlalu berminyak. Iya lah pak....wong bikinnya juga harus digoreng.



Berhubung cemilan ini enaknya dimakan saat masih hangat, ada baiknya anda membuat secukupnya saja. Misalnya gunakan 1 butir telur yg dikocok lepas dan dicampur dgn daging giling. Sisa dari adonan isi bisa anda simpan di kulkas utk digoreng saat diperlukan. Adonan isi ini tahan utk bbrp hari.

Bahan:
500 gr daging sapi giling
1 ikat daun bawang, iris² ---> 6-8 batang tergantung besar kecilnya sayuran
1/2 bawang bombay uk sedang, cincang halus
1-2 siung bawang putih, cincang halus
2-4 sdt bumbu kari ---> saya pakai bumbu baharat dari Fuchs + bumbu steak
sedikit paprika bubuk atau cheyene pepper
garam dan lada secukupnya
3-4 butir telur
15-20 helai kulit lumpia
minyak utk menumis dan menggoreng

Cara membuat:
1. Panaskan wajan, tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan bawang putih, tumis sebentar.
2. Masukkan daging giling, aduk² hingga rata dan pori² menutup. Beri bumbu yg telah anda siapkan, misalnya bumbu kari, paprika bubuk, lada dan garam. Aduk lagi hingga semua benar² tercampur dan matang. Cicipi, apakah rasa dan bumbu sdh sesuai selera.
3. Terakhir masukkan daun bawang. Matikan api, aduk terus hingga daun terlihat layu. Sisihkan dan dinginkan.
4. Kocok telur, masukkan daging giling, aduk rata. Siapkan kulit lumpia, berisi ditengahnya. Lipat kulit menjadi segi empat. Siap utk digoreng.




Senin, 27 Oktober 2008

Semur Betawi ala Ida


Waktu masih tinggal di kampung Senayan, jenis masakan yg satu ini sering saya nikmati. Tidak hanya setiap hari Lebaran saja tetapi jika ada selamatan atau tahlilan, pasti masakan ini ikut meramaikan acara. Rasa semur waktu dahulu menurut saya lebih enak krn memakai daging kerbau dan kecap yg dipakai juga bukan produksi pabrik.

Saat lebaran tahun ke 2 tinggal di negeri asing, saya mencoba memasak semur seperti ditanah air. Awalnya saya merasa kesulitan krn tidak bisa menemukan jenis daging yg tepat, lalu aroma semurnya kok sepertinya tdk sesuai dgn yg saya harapkan. Setelah melalui beberapa kegagalan, akhirnya saya menemukan resep yg uhuy dgn rasa yg menurut bbrp orang yg pernah mencobanya sangat enak. Memang cara memasaknya agak sedikit lain dgn semur yg di tanah air. Resep ini saya ambil dari blog lama.

Bahan:

1 kg Daging utk semur ( schmorbratenfleisch ), iris tipis kira² 1/2 cm
2 butir tomat ranum uk sedang
5-6 butir cengkeh (bisa pakai yg bubuk)

2 potong kayu manis @ 3 cm ( bisa juga pakai yg bubuk, tp sedikit saja)
100 ml kecap (bisa lebih atau kurang, tergantung selera)
bbrp potong bunga pala jika ada
1 sdm mentega utk menumis


Bumbu halus:

10-12 siung bawang merah uk sedang ( bisa lebih tp jgn dikurangi, jika tdk ada bawang merah bisa pakai schaloten atau bawang bombay)

5-6 siung bawang putih (bisa dikurang jika bawang putihnya besar atau aromanya tajam)

2-3 cm jahe

1/2 sdt pala bubuk

7-8 butir kemiri
2 sdm ketumbar ( jika malas menyangrai bisa pakai yg bubuk )

1 sdt lada (haluskan)

1 iris lengkuas

1/4 sdt jinten (sangrai, haluskan)

3-5 lembar daun salam

1-2 helai sereh (ambil bag putihnya, iris²)

garam dan gula secukupnya

Cara membuat:
1. Siapkan blender, masukkan semua bahan bumbu halus kecuali daun salam, garam serta gula. Haluskan semua bumbu hingga benar² fine. Saya sengaja memblender lengkuas dan daun sereh agar aroma bumbunya benar² menyatu.

2. Siapkan wajan, tumis bumbu halus dgn mentega hingga harum dan matang. Masukkan sisa bumbu yg ada seperti kayu manis, cengkeh, daun salam dan gula.

3. Setelah itu masukkan daging (gunakan api yg besar supaya pori² daging segera tertutup). Aduk rata beberapa menit. Kemudian masukkan potongan tomat dan kecap. Kecilkan api, tutup wajan dgn menyisakan sedikit ruang utk udara (daging akan mengeluarkan air), jgn lupa utk sesekali mengaduknya. Jika daging masih alot bisa ditambahkan dgn air hangat/kaldu sapi.
Sekedar ide: terakhir anda dapat memberikan sedikit santan ke dalam semur, masak hingga matang.


Tip: suami saya sangat menyukai masakan daging semur ini tetapi tdk terlalu menyukai rasa kecap manis yg ada di kuah semur. So....akhirnya komposisi kecap saya kurangi dan sebagai pewarna hitam di daging saya gunakan zuckerkulör (bisa beli di S'market).