Selasa, 23 Agustus 2011

Bikin Kuker aaaaahhhhh.....


Mungkin sejak minggu lalu para ibu dan kaum wanita sudah sibuk bergaul dengan mixer dan oven, demikian juga dengan saya. Hanya saja kali ini saya tidak ingin membuat banyak kue karena sayaaaang....lemak² yang sudah sedikit terkikis selama menjalankan puasa tidak mau kembali lagi dunk.

So...jadi saya hanya membuat beberapa jenis kuker saja, yang kira² disukai oleh semua anggota keluarga. Kue nastar saya hilangkan dari daftar karena hanya saya nanti yang akan memakannya. Yang teratas adalah Kaastengels, untuk kuker yang ini saya sdh membuat adonan kedua kalinya karena yang pertama sudah habis. Sengaja saya hanya membuat 1 adonan karena kami lebih menyukai kuker yang rasanya masih fresh. Kalau kuker habis dan ada yg minta dibuatkan kembali, akan dengan senang hati saya melakukannya, hanya saja harus disediakan bahan²nya...rugi la yauu...*lagipelit.com*:).
Dari hasil pengamatan, jika anda menggunakan parutan keju cheddar sebagai hiasan diatas adonan Kaastengels, kuker akan menghasilkan warna yang bagus saat dipanggang karena keju ini mempunyai warna kuning yg kuat tetapi keju ini sangat mudah meleleh.
Lalu saya juga mencoba menggunakan keju Gouda (midle old) sebagai hiasannya, ternyata keju ini tidak mudah meleleh dan mempunyai tekstur yang bagus hanya saja warnanya agak pucat jika dibandingkan dengan warna keju cheddar.
Sekarang terserah anda akan memakai keju yang mana, tetapi untuk adonan saya sarankan untuk memakai keju cheddar.

Lalu daftar kuker yang kedua adalah Almond Lemon Lidah Kucing. Kuker ini sengaja dibuat karena ada sisa putih telur dari pembuatan Kaastengels .


Kemudian untuk sisa putih telur yang ada akan saya buat kuker Kokos Makronen.

Bagaimana dengan anda....semoga sukses dengan acara baking kuker-nya....


Rabu, 17 Agustus 2011

Banana Walnut Muffin


Kebetulan di pojokan dapur masih tersisa 3 buah pisang ambon yang sudah sangat ranum. Ingin digoreng menjadi pisang keju rasanya sudah tidak mungkin lagi karena pasti pisangnya menjadi lembek. Akhirnya setelah surfing diinternet, saya melihat resep muffin yang sangat mudah dan menurut yang sudah pernah mencobanya memang cukup moist.

Segera saya buka lemari tempat menaruh bahan² kue, syukur...semua bahan ada disana. So...tunggu apa lagi...langsung dicoba ajalah. Rasanya cukup enak dan cocok sebagai teman saat berbuka puasa nanti. Resep diambil dari sini .


Bahan:
1 butir telur uk besar (saya pakai 2 butir uk sedang)
3 buah pisang ranum, hancurkan
100 gr gula pasir
70 gr butter, cairkan
1 sdt baking powder
1 sdt baking soda
1/2 sdt garam
200 gr tepung terigu, ayak
100 gr kacang walnut ( sisihkan 12 butir sbg hiasan, sisanya di cincang kasar)

Cara membuat:
1. Kocok sebentar telur, lalu masukkan gula, kocok rata sampai agak sedikit mengembang.
2. Masukkan pisang yang sudah dihancurkan ke dalamnya, aduk rata.
3. Campur tepung terigu, garam, baking soda dan baking powder. Masukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan telur, aduk rata.
4. Tuang butter cair, aduk rata. Terakhir masukkan kacang walnut cincang, aduk rata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang muffin (dapat dialasi dgn paper cup atau olesi loyang dgn butter dan taburi tepung). Letakkan kacang walnut utuh diatas setiap adonan. Panggang dalam oven dgn suhu 170-180°c hingga matang.

Komentar:
- Rasa muffin memang cukup enak, apalagi saat masih hangat. Biasanya si abang jarang mau mencoba muffin tetapi kali ini dia mau mencobanya. Katanya lain kali kalau membuat utk dia minta diberi sedikit kayu manis bubuk...seeeep deh.
Atau jika anda suka dapat pula dimasukkan coklat chips...pasti tambah enak deh. Dapat pula anda memakai 4 butir pisang atau menambahkan sirup pisang atau aroma pisang. Krn walaupun sdh memakai 3 buitr pisang yang ukurannya sedang ternyata aroma pisang tidak terlalu kuat, padahal tadinya saya khawatir aroma pisang akan terlalu kuat.


Rabu, 10 Agustus 2011

ALMOND LEMON LENGUA de GATO

Beberapa minggu lagi kita akan menghadapi hari Raya Idul Fitri. Biasanya kaum wanita terutama ibu rumah tangga mulai memikirkan kue² apa saja yang ingin mereka persembahkan kepada keluarga tercinta. Biasanya kebanyakan kuker atau cake menggunakan kuning telur dan menyisakan banyak putih telur. Disini saya memberikan salah satu alternatif resep kuker yang menggunakan putih telur.

Nama lain dari cookies ini adalah Almond Lemon Lidah Kucing. Menurut cerita katanya resep lidah kucing awalnya berasal dari negara Spanyol, yang kemudian dibawa ke daerah jajahannya seperti negara philipina atau amerika latin lainnya (jika salah mohon dikoreksi). Jika didilihat dari rasanya, mengingatkan saya akan Almond Tuiles. Ya...bisa dikatakan orang Perancis punya Tuile aux Amande, orang Spanyol punya Lengua de gato.

Di negara Indonesia sendiri cookies ini cukup dikenal dan digemari, bahkan ada banyak variasi misalnya adonan ditambah dengan parutan keju atau jenis lainnya. Bisa jadi resep ini masuk ke negara kita melalui negara philipina (pulau Sulawesi). Tadinya saya ingin membuat original Lengua de Gato tetapi karena saya melihat masih ada stok almond bubuk dan almond slice, akhirnya tercipta ide membuat cookies ini. Resep saya modifikasi lagi sesuai dengan selera dan bahan² yang ada.

Tekstur lidah kucing ini lain dari lidah kucing yang biasa kita kenal, tidak keras, lebih renyah dan ringan. Para lansia tidak perlu takut untuk menggigit cookies ini, demikian juga putra-putri tercinta. Cookies dapat dinikmati begitu saja, dapat juga bersama seporsi ice atau juga kopi maupun teh panas.

Bahan:
125 gr butter, suhu ruangan
85 gr gula halus (jika suka agak manis, bisa ditambahkan jumlahnya)
80 gr tepung terigu
20 gr tepung maizena
25 gr Almond bubuk
1/3 sdt parutan kulit jeruk lemon (cari yg organik)
60 ml putih telur
sedikit vanili
seujung pisau garam

Hiasan: almond slice

Cara mmebuat:
1. Kocok butter dan gula halus hingga lembut dan mengembang.
2. Masukkan putih telur, vanili, garam dan parutan kulit jeruk, kocok rata
3. Masukkan campuran tepung dan almond bubuk, sedikit demi sedikit, aduk rata.
4. Masukkan adonan ke dalam piping bag, potong ujung piping bag. Bentuk adonan seperti jari kemudian beri potongan almond atau dapat pula menggunakan loyang lidah kucing. Panggang dalam oven dengan suhu 150-160 °c hingga matang. Setelah itu di-angin²kan cookies diatas cooling rak. Setelah itu masukkan kedalam toples.

Minggu, 31 Juli 2011

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

Kepada Pengunjung dan Pembaca yang terhormat,

saya dari Ida's Kitchen ingin mengucapkan :



Jika ada kekhilafan yang pernah saya lakukan, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesarnya.



Terima Kasih,

salam,
Ida's Kitchen

Selasa, 26 Juli 2011

AYAM ISI aka AYAM KODOK


Sebenarnya saya lebih suka menyebut masakan ini dengan ayam isi dari pada ayam kodok, kedengarannya agak gimanaaaa gicu. Kalau saya perhatikan cara membuat ayam isi ini agak² mirip dengan otak² Bandeng. Dahulu waktu jaman masih pakai seragam putih-biru, saya pernah ikut kelas memasak. Salah satu menu yang pernah diajarkan adalah otak² Bandeng. Rasanya sangat enak karena dicampur dengan daging giling dan kelapa parut yang disangrai. Hanya saja untuk membuat otak² Bandeng ini benar² butuh kesabaran, apalagi saat membersihkan hancuran daging Bandeng dari durinya, alamaaaak...gak janji deh.

Saya tidak tahu apakah sekarang saya masih dapat membuat masakan ini karena rasanya tidak berperi kebinatangan deh, soalnya badan ikan harus ditarik dan dipukul²....huhuhu...agak² sadis kan. Untuk membuat ayam isi inipun saya harus berpikir beberapa hari, apakah saya sanggup menguliti ayam dari tulang belulangnya atau tidak. Tetapi karena penasaran akhirnya saya lakukan juga.

Resep saya buat seperti jika saya membuat perkedel daging hanya saja tidak memakai daun peterselie dan ditambah dgn rempah² lain, pala bubuk dan paprika.
Untuk saus saya buat agak² mirip saus untuk chicken nugget. Saya tidak menggunakan tepung utk mengentalkan saus, hanya menggunakan saus tomat krn pada dasarnya saus itu tidak perlu terlalu kental. Tetapi selera setiap orang kan berbeda, jika anda lebih suka memakai tepung...silahkan saja.


Bahan:
1 ekor ayam (saya pakai uk 1,2 kg)
300 gr daging ayam, hancurkan (ambil dari bahan diatas, bag paha atau dada)
300 gr daging sapi cincang
1,5 sdt munjung saus mustard
1 sdt munjung paprika bubuk
1 sdt garam
1/4 sdt pala
1/2 sdt black pepper haluskan
1 sdt rempah² halus untuk bbq
1/2 bawang bombay, cincang halus
3 lembar roti tawar, rendam dalam air/susu, tiriskan/peras
1,5 sdt bumbu Kobe/Kaldu bubuk (kebetulan saya ada stok ini)
1 butir telur

Cara Membuat:
1. Bersihkan ayam dari bulunya. Lalu secara perlahan lepaskan antara kulit dan tulang/dagingnya dengan menyisakan bagian paha dan sayap. Beri sedikit garam dan lada pada bagian pahanya atau dpt juga kaldu bubuk.
2. Campur daging ayam cincang, daging sapi dan semua bumbu kering, aduk rata. Masukkan roti yg sdh direndam dan diperas, aduk rata. Setelah itu masukkan telur, uleni hingga kalis.
3. Tes daging, apakah rasanya sudah sesuai dengan cara mengambil sejumput dan menggorengnya, cicipi apakah rasanya sudah ok.
4. Siapkan kulit ayam, jahit bag bawah atau bagian atas. Masukkan campuran daging ke dalam kulit ayam. Didalamnya dapat pula anda tambahkan sayuran atau keju atau yang anda suka. Setelah itu jahit bagian yang masih tertutup. Tusuk² beberapa bagian dgn jarum.
5. Kukus ayam selama 45 menit atau hingga matang, tergantung berapa besar ayam. Air yang keluar dari ayam kukus ini jangan dibuang karena dapat dimasukkan ke dalam saus.
6. Panggang ayam kukus ini selama 1 jam atau hingga kuning kecoklatan sambil sesekali diolesi dgn saus pengoles.

Bahan Saus utk olesan saat dipanggang:
1,5 sdm butter, suhu ruangan
1,5 sdm sirup maple atau madu
1,5 kecap manis
Campur semua bahan hingga rata.

Bahan Saus:
1/2 bawang bombay cincang halus
4 sdm saus tomat
2 sdm kecap asin
2 sdm saus inggris
1 sdm kecap manis
1 sdm manggo chutney (optional)
lada, garam serta pala bubuk secukupnya
400 ml air kaldu
1/2 sdt pewarna saus (optional)
1 sdm butter dingin

Cara membaut:
1. Tumis bawang bombaya dgn sedikit minyak hingga harum
2. Tuang saus tomat dan chutney, masak sebentar. Setelah itu tuang kecap asin, kecap inggris serta kecap manis. Aduk rata. Beri lada, garam dan pala bubuk, aduk rata.
3. Masukkan air kaldu dan air ayam saat dikukus, aduk rata, masak hingga mendidih.
4. Cicipi apakah rasanya sdh ok, masukkan pewaran saus aduk rata. Masak saus hingga agak kental sedikit.
5. Angkat saus dari api, masukkan butter dingin, aduk rata. Saus siap dihidangkan.

Tips untuk sayuran:
- Beri garam didalam air mendidih jika ingin merebus sayuran
- Jika merebus sayuran jangan terlalu lama supaya vitaminnya tidak hilang (cukup 3/4 matang)
- Jika ingin rasa sayuran menjadi lebih enak, coba panaskan wajan lalu masukkan sedikit butter, banyaknya tergantung dgn banyak sayuran. Setelah butter meleleh, beri sedikit gula, biarkan gula hingga menjadi agak caramel atau meleleh. Setelah itu masukkan sayuran rebus dan diaduk sebentar....voila, siap utk dinikmati.

Selasa, 19 Juli 2011

TUILES Aux AMANDE ( Almond Tuiles)

Sebenarnya sejak minggu lalu ingin posting resep ini. Tetapi karena foto²nya tidak ada, jadi terpending utk mejeng disini. Dan mau tidak mau cookies ini harus dibuat lagi.
Biasanya setiap selesai baking, saya selalu berusaha untuk memoto hasilnya. Tetapi entah kenapa hari itu saya malas untuk mengambil kamera dan berniat esok hari untuk mengambil fotonya. Ternyata oh ternyata, keesokan harinya cookies ini hanya tinggal beberapa helai saja. Rupa²nya ada tikus dapur yang bisa membuka toples dan menyukai cookies ini. Terpaksa deh....niat untuk membuat foto jadi batal.

Kebetulan kemarin dapat sisa putih telur dari ibu mertua, asyiiik....bisa bikin cookies ini lagi donk. Ah ya, resep saya ambil dari website AchefHELP . Agak sedikit saya modifikasi dgn menambahkan almond bubuk ke dalam adonan supaya rasa almondnya lebih menendang.

Cookies ini sangat enak, sangat crispy ttp tidak keras dan terasa ringan saat digigit. Hiasan beberapa keping almond membuat rasa cookies ini menjadi lengkap. Cocok sebagai teman saat minum teh, kopi, coklat hangat, cappuccino, espresso maupun ice cream. Atau dapat pula sebagai produk terbaru koleksi kue kering dirumah atau di toko anda.
Dijamin...pokoke makan 5 lembar tidak akan terasa cukup deeeeh....

Almond Tuiles ini diameternya kira² 5 cm ( ukuran dpt bebas, sesuai selera), satu bahan adonan jadinya lebih dari 30 pieces. Ternyata lagi² cookies ini cepat menghilang dari toples, rupanya ibu mertua juga menyukainya. Yo...wis, saya bikin lagi deeeehhhh....masak yg ngebakar tidak kebagian siyyy..????


Bahan:
1 butir putih telur ( 50 ml )
55 gr gula kastor (saya pakai 45 gr)
seujung pisau vanili
2 sdm tepung terigu
2 sdm almond bubuk
30 gr butter, lelehkan, sisihkan
25 gr almond flaked (optional)

Hiasan:
- sedikit almond flaked


Cara membuat:
1. Kocok putih telur hingga agak mengembang, lalu masukkan gula dna vanili, kocok hingga gula tercampur.
2. Masukkan tepung terigu dan tepung almond, aduk rata.
3. Masukkan butter dan kemudian almond flakes, aduk rata.
4. Siapkan loyang, alasi dgn kertas roti. Ambil sedikit adonan dgn sendok teh ( setengahnya saja), pipihkan sambil dibentuk bulat.
5. Hias bagian atasnya dgn almond flakes. Panggang dalam oven 140-150°c hingga matang.
6. Keluarkan dari dalam oven, cepat² angkat dgn sodet tipis, susun di atas rak cookies atau dpt dibentuk melengkung dgn meletakkan diatas gilingan kayu/botol. Biarkan hingga kering, setelah itu masukkan ke dalam toples kedap udara.

Ps:
- saya rasa ini cookies benar² fav kami. Krn dalam waktu 2 minggu saya sdh membakar 3x (kira² 7 adonan) dan selalu dlm waktu singkat cepat menghilang dari dalam toples.

Selasa, 12 Juli 2011

Ida's BLUEBERRY MUFFIN


Sebenarnya saya itu bukan pecinta muffin, entahlah...sepertinya kue yang satu ini mudah sekali bikin perut kenyang. Hanya ada satu muffin yang saya suka dari sebuah bakery kesayangan, yaitu muffin dgn buah cherry dan kacang walnut. Jika sedang jalan² di pusat kota dan tiba² perut terasa agak lapar, biasanya saya membeli muffin ini.

Ceritanya hari itu saya sedang belanja di supermarket, trus saya lihat ada buah blueberry yg terlihat segar dan harganya juga masuk diakal. Akhirnya saya ambil 2 kotak dan belum tahu akan dibuat apa, entah dimakan begitu saja atau ditaburkan diatas pancake.
Entahlah, tiba² saya penasaran untuk membuat muffin dengan blueberry, tetapi muffin tersebut harus moist. Lalu saya surfing dan membaca banyak kumpulan resep dan komentar orang² yang sudah pernah mencobanya. Ternyata tidak mudah untuk menemukan resep yang cocok karena selera setiap orang kan berbeda-beda. So...dari pada bingung akhirnya saya mengkombinasikan 3 resep menjadi 1, konsep seperti jalan Jend Sudirman " three in one".
Ternyata rasa muffin ini enak loh, moist dan tidak terlalu manis. Ada baiknya muffin disajikan atau dinikmati se-fresh mungkin, plus ditemani kopi atau teh hangat sebagai teman baca koran di pagi atau sore hari.


Bahan:
250 gr tepung terigu
2-3 sdt baking powder
1/2 sdt peres garam
sedikit vanila bourbon
120-150 gr gr gula kastor/pasir yang halus
2 butir telur uk besar, suhu ruangan
175 ml yoghurt, suhu ruangan
125 ml minyak goreng (cari yang aromanya netral)
150 gr Blueberry segar atau kalau tdk ada dpt pakai yg frozen


Cara membuat:
1. Campur bahan kering spt terigu, baking powder serta garam, ayak.
2. Cuci Blueberry, tiriskan dan keringkan. Setelah itu guling²kan dgn sedikit tepung.
3. Ditempat lain, kocok telur, gula dan vanili hingga tercampur rata (cukup agak kental saja)..
4. Masukkan yoghurt sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dgn wisk.
5. Kemudian tuang tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk rata.
6. Lalu tuang minyak goreng, aduk rata.
7. Terakhir masukkan blueberry, aduk rata.
8. Siapkan loyang, susun paper cup untuk muffin atau dapat pula loynag diolesi dgn butter dan ditaburi tepung. Isi adonan kedalamnya hingga hampir penuh. Panggang dalam oven dengan suhu 170-180°c selama 25 menit atau hingga matang.